1. Overview
  2. CATATAN AUDIT CELAH KEUANGAN, INVENTARIS, DAN PRE-ORDER 2026-07-13

CATATAN AUDIT CELAH KEUANGAN, INVENTARIS, DAN PRE-ORDER 2026-07-13

Status: Draft
Versi: v0.3
Tanggal: 2026-07-13
Pemilik Dokumen: Forum Asisten
Fungsi Dokumen: Catatan audit celah untuk SOP Pengelolaan Keuangan, SOP Inventaris dan Barang Lab, SOP Merchandise dan Pre-Order, serta form pendukung

1. Dokumen yang Diaudit

  1. SOP Pengelolaan Keuangan
  2. SOP Inventaris dan Barang Lab
  3. SOP Merchandise dan Pre-Order
  4. FORM-LAPORAN-KEUANGAN.md
  5. FORM-PENGAJUAN-SARPRAS-INVENTARIS.md
  6. FORM-REKAP-PRE-ORDER-MERCHANDISE.md
  7. FORM-PRE-ORDER-JAKET.md
  8. LAMPIRAN-RETENSI-ARSIP-DAN-MATRIKS-AKSES.md
  9. LAMPIRAN-TEMPLATE-SURAT-RESMI-FORUM-ASISTEN.md
  10. LAMPIRAN-KEBIJAKAN-PO-MERCHANDISE.md

2. Temuan Celah dan Status

PrioritasCelahRisikoStatusPenanganan
P1Kas internal Forum Asisten dapat tercampur dengan honorarium Asisten Praktikum.Dana yang seharusnya diproses DPK bisa dianggap tanggung jawab Bendahara Forum Asisten.DitutupSOP Keuangan menegaskan honorarium mengikuti SOP Honorarium dan tidak dicampur dengan kas internal.
P1PO jaket/lanyard dapat memproses pesanan tanpa verifikasi pembayaran.Pesanan diproduksi tanpa kepastian pembayaran dan menimbulkan selisih laporan.DitutupSOP Merchandise mengunci status pembayaran dan verifikasi sebelum pesanan diproses.
P1Forum Asisten dapat terlihat memutuskan penggantian/penghapusan barang kampus.FA keluar dari kewenangan UPT/Laboratorium atau Sarpras.DitutupSOP Inventaris menegaskan FA hanya mencatat, mengajukan, dan menindaklanjuti komunikasi.
P2Pengajuan Sarpras kurang data lokasi, kondisi, alasan, atau bukti.Pengajuan sulit diverifikasi dan mudah bolak-balik revisi.DitutupForm Pengajuan Sarpras/Inventaris mewajibkan detail lokasi, barang/fasilitas, kondisi, alasan, bukti, dan status tindak lanjut.
P2Bukti pembayaran PO dan data alamat dapat tersebar terlalu luas.Data pribadi dan data pembayaran pemesan berisiko terekspos.DitutupSOP Merchandise, form PO, dan Lampiran Retensi Arsip/Matriks Akses membatasi penggunaan data untuk administrasi PO serta mengatur akses bukti pembayaran dan data alamat.
P2Laporan keuangan tidak punya bukti transaksi minimum.Selisih kas sulit dilacak saat evaluasi atau pergantian pengurus.DitutupSOP Keuangan dan Form Laporan Keuangan mengunci pencatatan tanggal, sumber/tujuan, nominal, metode, bukti, status, dan catatan.
P3Kesalahan produk, refund, dan komplain vendor tidak punya aturan rinci pada draft awal.Panitia dapat berbeda-beda mengambil keputusan saat ada barang cacat, salah ukuran, atau keterlambatan produksi.DitutupLampiran Kebijakan PO Merchandise mengatur vendor, perubahan pesanan, refund, komplain, keterlambatan produksi, dan closing PO.
P2Akses arsip keuangan tidak tersedia sebagai matriks role-based pada draft awal.Data sensitif masih bergantung pada kebiasaan pengurus.DitutupLampiran Retensi Arsip/Matriks Akses mengatur akses Bendahara, Ketua/Wakil, Sekretaris, penanggung jawab PO, dan versi ringkas laporan.

3. Sisa Risiko

Tidak ada sisa risiko aktif pada batch keuangan, inventaris, dan PO setelah kebijakan PO merchandise diturunkan ke lampiran.

4. Rekomendasi Lanjutan

  1. Gunakan Lampiran Kebijakan PO Merchandise untuk setiap PO jaket, lanyard, atau produk Forum Asisten lain.
  2. Pastikan closing PO dilakukan setelah pembayaran, produksi, distribusi, komplain, refund, laporan keuangan, dan arsip memiliki status akhir.